Jumat, 03 Mei 2013

organisasi & pengambilan keputusan dalam organisasi


1.komunikasi dalam organisasi
Definisi :
                Dapat dipandang dari berbagai prespektif tergantung latar belakang dan kepentingan para peneliti,elemen elemen dan karateristik yang ditekankan dalam pembahasan yang bervariasi organisasi menyangkut penginterasian dan penyusunan kegiatan.kegiatan yang diarahkan pada pencapaian tujuan                Organisasi tanpa komunikasi / struktur kepempimpinan/aturan akan menjadi kumpulan orang orang dan mesin mesin yang tidak teratur , maka dari itu komunikasi dibutuhka sebagai contoh yaitu kepempimpinan yang guna untuk memotivasi dan mendorong setiap anggota untuk mencapai suatu tujuan yang antusias dengan penelitian,pengorganisasian serta perencanaan yang matang dan terarah (keith davis,mcgraw-hill,newyork,1952
Jenis jenis proses organisasi :
Jeis proses/model stuktur  organisasi merupakan  perwujudan yang menunjukan hbungan diantara fungsi fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggung jawab setiap anggota yang menjalankan tugas , model struktur yang dikenal sebagai berikut:
1.)    model tradisional
bentuk umum model tradisional seperti piramida dengan tingkatan-tingkatan seperti karyawan operasinal yang berada dibagian paling bawah serta ditingkat atasnya /managemen lini pertama ada pengawas dan supervisor lalu ditingkat berikutnya/managemen menengah ada kepala bagian dan manager fungsional/divisi kemudian ditingkat paling atas / managemen puncak ada manager umum dan direktur .
bentuk modal struktur tradisional ini berbeda dengan perusahaan padat karya ataupun padat modal sebab semua hasil keputusan berada pada kekuasaan bagian paling tinggi namun procedure lainnya sesuai dengan organisasi /modal lan . keuntungan model tradisional yaitu keuangan stabil dan perubahan-perubahan yang terjadi didalamnya dapat diperkirakan
2.)    model hubungan manusiawi
model ini tidak mengalami perubahan mendasar dalam struktur formalnya dibandingkan model tradisional . model hubunga manusiawi diterima konsep spesialisasi,rutinisasi,dan pemisahan perencanaan dari pelaksanaan sebagai karakteristik utama organisasi yang efektif
model manusiawi mengandung perhatian managemen akan adanya”struktur formal” yang ada diseluruh elemen elemen organisasi yang dianggap berasal dari status,bentuk bentuk ikatan dan hubunga hubungan terlepas dari penjabaran deskripsi posisi formal serta kebutuhan-kebutuhan social mereka mendesak system menjadi konstan
model ini mengusulkan berbgai macam penyesuaian,teknik teknik dan perilaku perilaku struktur ‘offline’
a.)    model hubungan manusiawi memberikan wewenangmanajer untuk mempergunakan kemampuan kepempinannya mengurangi friksi friksi diantara orang orang dan jabatan jabatan mereka dalam berorganisasi
b.)    memanfaatkan organisasi informal dalam departemennya yang menunjukan bahwa ia memberikan tanggapan mendukung dan tidak menentang manager disarankan untuk mengenal dan menaruh kepercayaan serta memanfaatkan komunikasi
c.)     teknik yang biasanya dibawah kewenangan departemen personalia yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota organisasi .dalam artian kesempatan para anggota untuk berpartisipasi dengan jalan organisasi . peningkatan fleksibilitas untuk mengurangi konflik dan mengendurkan ketegangan

3.)    sumber daya manusia
model ini abstrak namun jelas , model ini berpendapat bahwa pada hakekatnya manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari pengarahan dan pengendalian diri yang lebih kreatif dari pada pekerjaan mereka sekarang .konsep model ini mencoba memaksimumkan fleksibilitas baik didalam maupun diantara posisi . posisi yang berinteraksi yang mengharuskan organisasi mempunyai :
a.)    suatu tujuan  yang  informasi yang relevan

(rensis likert , mcgraw-hill,newyork,1967)
Implikasi managerial
Pengaruh organisasi informal pada organisasi formal , secara tradisional manager memandang organisasi informal sebagai pengganggu organisasi formal namun pendapat itu tidak benar sepenuhnya
Manfaat organisasi informal secara garis besar
1.)    dukungan terhadap tujuan organisasi
2.)    alat komunikasi tambahan
3.)    alat pemuas kebutuhan social
4.)    membantu manajer yang kurang mampu
disfunction/peran salah organisasi informal
1.)    desas desus
2.)    penolakan terhadap perubahan
3.)    penyesuaian terhadap kelompok
manager akan melakukan hal sia sia bila dia menolak dan menghapuskan organisasi informal karena ini akan menimbulkan konflik yang terus menerus , jadi organisasi informal bukan dimaksudkan untuk berperan dominan dalam suatu organisasi tetapi yang penting bagi manajer adalah mengusahakan agar organisasi informal dan formal dapat bekerja sama . organisasi formal lebih memusatkan perhatian pada upaya untuk memelihara kesatuan agar tercapai tujuan organisasi dan organisasi informal memberikan kepaduan , kerja sama dan kepuasan social bagi para anggota organisasi

2.) pengambilan keputusan dalam organisasi
Definisi
                Proses pengambilan keputusan mencakup beberapa langkah . langkah langkah atau tahap tahap dalam proses pengambilan keputusan ini dikemukakan secara berbeda beda oleh banyak ahli organisasi dan manajemen . berikut ini akan dibahas beberapa pendapat para ahli tentang langkah langkah tersebut.
                Proses pengambilan keputusan dalam organisasi mencakup :
1.)    identifikasi dan diagnosis masalah
2.)    pengumpulan dan analisis data yang relevan
3.)    pengembangan dan evaluasi alternatif alternatif
4.)    pemilihan alternatif terbaik dan
5.)    implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil hasil
jenis jenis pengambilan keptusan ialah sebagai berikut :
a.)    secara obyektif yaitu keputusan dapat memaksimumkan nilai nilai tertentu dalam suatu situasi tertentu
b.)    secara subyektif yaitu bila keputusan memaksimumkan perolehan relative pengetahuan akan subjek tertentu
c.)     secara sadar yaitu keputusan keputusan dimana berbagai penyesuaian sarana terhadap hasil akhir merupakan proses yang dlakukan dengan sadar
d.)    secara organisasional yaitu keputusan tersebut diarahkan pada tujuan tujuan organisasi
e.)    secara pribadi yaitu keputusan diarahkan ketujuan tujuan individual
factor factor yang mempengaruhi pengambilan keputusan , masalah masalah yang muncul dalam pengambilan keputusan biasa terjadi dalam organisasi modern yaitu kreatifitas motivasi dan penerimaan sehingga manajer memerlukan teknik teknik teknik , teknik kuantitatif meskipun mungkin memberikan derajat nasionalisasi dan bantuan tertentu kepada pembuat keputusan akan menyebabkan hasil yang tidak efektif atau salah arah
teknik teknik pengambilan pengambilan keputusan
1.)    teknik kreatif yaitu tipe pendekatan ini mencoba untuk memanfaatkan semua hal yang tersedia untuk membantu individu dalam pengambilan keputusan kreatif . empat pedoman sebagai alat bantu stimulasi kreatifitas yang cukup representative dikemukakan oleh new man summer dan warren sebagai berikut :
a.)    sadari sebagai hambatan psikilogis contohnya rintangan , budaya dan persepsual
b.)    kestabilan atribut atribut terutama atribut kunci
c.)     waspada terhadap penemuan yang tak disengaja
d.)    computer mempunyai potensi untuk menjadi pelengkap otak manusia
2.)    teknik brainstorming teknik ini dikembangkan oleh alex.f osbon untuk membantu memacu gagasan gagasan kreatif dalam bidang pengiklanan . pada pokoknya teknik ini berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreaifitas maksimum dari kelompok untuk anggotanya melontarkan ide idenya
3.)    teknik synectics teknik ini dikembangkan oleh wiliam.j Gordon mempunyai potensial lebih besar sebagai teknik kreatif dalam pengambilan keputusan teknik ini mencakup 2 tahap dasar yaitu membuat yang aneh menjadi lazim dan yang lazim menjadi aneh . teknik ini sangat membantu dalam pengambilan dalam keputusan dasar atau yang mengandung resiko dan tidak kepastian yang memerlukan penyelesaian kreatif   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar